Pemilik Dunia
Pemilik dunia itu sudah pasti Tuhan, tetapi kita manusia dipercaya untuk menjadi pengelolanya, kita bisa membuatnya lebih lebih nyaman, indah dan menyenangkan. Kita juga bisa membuatnya menakutkan, pengap dan menyesakkan. Semuanya kembali ke diri kita.
Aku sedang mengirimkan proposal kepada Tuhan untuk bisa meminjam sebagian dunianya. Aku ingin pinjam tanah di Planet Bumi seluas seperempat hektar. Aku ingin membangun duniaku di tempat itu. Aku sedang menanti persetujuan dari Tuhan. Jika proposal itu telah disetujui dan aku bisa membangun duniaku, aku mengundang kalian semua untuk datang. Duniaku adalah duniamu. Duniaku adalah dunia kita. Duniaku, dunia dekat.
